dua-wanita_satu-pria

Penyebab perceraian rumah tangga,kenali sekarang!!!

Diposting pada

Perceraian adalah penyakit yang selalu menghampiri setiap pasangan,termasuk saya,anda dan semuanya. Oleh sebab itu kenali sekarang,apa saja penyebabnya.

Banyak sekali penyebab perceraian yang harus kita ketahui,dari hal sederhana saja pasangan mengambil jalan pisah atau cerai.

Kita semua tahu bahwa cerai bukan hal baik dalam setiap hubungan rumah tangga. Perceraian akan menjadi titik atau sumber masalah baru,baik untuk diri sendiri,juga termasuk anak-anak.

Saat seseorang yang sudah berumah tangga,memutuskan untuk bercerai,secara otomatis beban mental secara psikologis akan terganggu. Beban pikiran yang tadinya di topang oleh dua manusia,namun setelah bercerai beban pikiran akan di pikirkan sendirian.

Perceraian bukan jalan terbaik dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga,tapi banyak sekali orang yang beranggapan salah,dan memilih cara ini untuk menyudahi pernikahan.

Pernikahan adalah sebuah simbol dan ikatan,di mana ada sepasang hati untuk menjalani kehidupan,dan menjadikan pasangan sebagai,kesetaraan di dalam kehidupan.

Perceraian bukan penyelesaian tapi,tindakan yang salah di mana akan ada persoalan baru akan datang menghampiri tanpa kita sadari. Di bawah ini beberapa penyebab perceraian,yang umum di lakukan karena sengaja atau tidak sengaja,hingga akhirnya sepasang pasangan memutuskan untuk bercerai;

#1. Faktor Ekonomi

wanita-memandang_tabungan

Faktor ekonomi termasuk penyumbang terbanyak,penyebab perceraian rumah tangga. Ekonomi yang kurang mapan di anggap sangat krusial,dan berpotensi sebuah perceraian.

Anda pasti setuju dengan kata-kata di bawah ini,

Uang memang bukan satu-satunya yang membuat hidup seseorang bahagia,tapi,dengan uang anda bisa menata kehidupan anda lebih baik,dan untuk hidup bahagia,di butuhkan uang untuk kebutuhan yang memadai.

Orang yang memiliki ekonomi cukup,hidupnya akan seimbang, mengapa? Karena orang yang mapan secara ekonomi,akan mempunyai banyak waktu untuk keluarga,bila di bandingkan keluarga kurang mapan.

Faktor ekonomi bukan satu-satunya penyebab perceraian,tapi ini akan menjadi pintu masuk sehingga seseorang memutuskan pisah dengan pasangan-nya. Sebaiknya,jika anda memutuskan untuk menikah pikirkan ekonomi terlebih dahulu,jangan memikirkan ekonomi saat anda baru berkeluarga.

Meskipun faktor ekonomi bisa menyebabkan perceraian,namun tetap bisa di atasi,tanpa mengakhiri dengan perceraian. Kuncinya adalah menerima dan memahami,bagaimana mengelola keuangan dengan efektif,mungkin;mengatur anggaran sebaik mungkin,atau menjalani hidup sederhana itu akan sangat baik.

#2. Jarak antar pasangan

wanita-memandang_jauh

Hubungan jarak jauh atau biasa kita sebut LDR (long distance relationship) juga bisa di kategorikan,penyebab keretakan rumah tangga atau perceraian.

Banyak pasangan jarak jauh berpisah dengan alasan ini. Setiap pasangan mempunyai alasan tersendiri,dan menganggap hubungan jarak jauh sangat berpotensi untuk berpisah.

Komunikasi memang sangat penting,tapi setiap pasangan pasti akan merasa kesepian,saat pasangan selalu tidak ada di sisinya saat di butuhkan. Kunci terberat bagi pasangan LDR adalah “Setia kepada pasangan“. Pasangan yang setia akan selalu menjaga hubungan dengan baik,komunikasi,dan tidak menjadikan LDR sebagai alasan untuk menyudahi sebuah hubungan pernikahan.

Walaupun hubungan jarak jauh bisa menyebabkan perceraian,tapi juga bukan alasan satu-satunya untuk pasangan menyudahi sebuah hubungan. Jika hubungan jarak jauh,hanya sementara,dan untuk masa depan keluarga yang lebih baik,mengapa harus berpisah?

#3. Selalu ada pertengkaran

pasangan_bertengkar

Setiap hubungan banyak sekali persoalan dan tanggung jawab,yang harus di emban oleh setiap pasangan. Dari pengelolaan ekonomi,juga bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan pasangan.

Pasangan yang terlalu sering melakukan pertengkaran,berpeluang besar untuk berpisah. Keluarga adalah tempat di mana di dalamnya ada cinta dan kasih,untuk selalu di bagikan. Pertengkaran bukan alasan tepat berpisah dengan pasangan,ada banyak cara dalam menyelesaikan sebuah persoalan,tanpa harus memutuskan bercerai.

Bagaimana menghindari pertengkaran dengan pasangan? Caranya yaitu;

# Kenali sifat pasangan anda,dan pelajari bagaimana tidak memancing emosi pasangan anda
# Selesaikan masalah secepat mungkin,agar tidak berlarut-larut
# Selesaikan persoalan dengan kepala dingin,bukan saling balas emosi karena akan memperkeruh keadaan
# Kerucutkan masalah jadi satu bukan memperlebar,atau memperbesar masalah
# Jangan lakukan kesalahan yang sama,karena pasangan pasti menganggap tidak ada upaya untuk berubah
# Segera minta maaf,saat melakukan kesalahan,atau saling memaafkan agar emosi tidak berkelanjutan
# Jangan hadirkan atau membawa orang ketiga,untuk selesaikan masalah.

Pertengkaran yang terlalu sering dalam rumah tangga akan bisa menyebabkan perceraian,karena pasangan butuh kenyamanan,kedaimaian di dalam rumah,bukan pertikaian dan pertengkaran.

Keluarga yang harmonis membutuhkan cinta,bukan petengkaran. Jangan jadikan pertengkaran sebagai alasan berpisah,dan menyudahi sebuah hubungan pernikahan,setiap masalah selalu ada jalan penyelesaian,dan tidak harus di selesaikan dengan pertengkaran.

#4. Pihak ketiga

pihak_ketiga

Orang lain bisa di anggap berperan,sebagai salah satu penyebab retaknya rumah tangga. Rumah tangga mempunyai rahasia di dalamnya,di mana pihak ketiga tidak berhak mencampuri urusan rumah tangga orang lain.

Setiap orang pasti mempunyak sudut pandang yang berbeda,dalam menyelesaikan masalah,oleh karena itu jika kita mempunyai masalah dengan pasangan sebaiknya di selesaikan tanpa orang lain.

Kenapa pihak ketiga bisa menyebabkan perceraian? Jawaban-nya sangat sederhana. Saat kita memutuskan pisah karena orang lain,itu berarti pihak ketiga berperan sehingga mampu mendorong kita dalam membuat keputusan.

Ketika kita memutuskan cerai karena orang lain,itu berarti kita memaksa memilih harapan hidup baru,selain dengan pasangan yang di jalani selama ini.

Untuk menghindari perpisahan di sebabkan oleh orang lain,sebaiknya hindari dan jangan pernah membuka masalah rumah tangga dengan pihak ketiga. Membuka masalah,atau curhat bisa memungkinkan untuk sebuah perpecahan,orang lain mungkin saja berniat untuk membantu,tapi bantuan itu belum tentu terbaik untuk keputusan anda.

Kesimpulan

Sekarang anda sudah tahu,beberapa penyebab perceraian dalam rumah tangga. Setelah anda membaca ini,saya berharap tidak ada lagi orang-orang atau pasangan,berniat berpisah dengan pasangan-nya.

Perceraian tidak mendatangkan manfaat,yang ada hanya mendatangkan masalah baru baik untuk kita sendiri maupun,orang di sekeliling kita,termasuk anak dan kedua orang tua.

Perceraian akan membuat anak menderita,dan tak mendapatkan kasih sayang utuh dari kedua orang tuanya. Perceraian juga bisa menyebabkan seseorang trauma,ketika akan menjalin hubungan ke dua kalinya.

Kebahagiaan kita yang ciptakan,bukan orang lain,hanya kita yang tahu persis persoalan,maka bersama pasangan harus menyelesaikan,tanpa ada perceraian.

Untuk hidup bahagia,di butuhkan banyak cinta,bukan kebencian yang kita tanamkan. Jika bahagia itu pilihan mengapa ada perceraian?

Di mana ada cinta,di situ akan ada kebahagiaan. Di mana ada kasih dj situ akan tumbuh benih cinta,yang akan selalu menemani sepanjang hidup kita.

Bersatu akan selalu ada cinta dan kebahagiaan,bercerai kita akan mendapatkan kegelisahan,belum tentu yang akan kita dapatkan akan lebih baik,dari apa yang anda dapatkan sebelumnya.

Ilustrasi image source;pixabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.